Pesona Sepak Bola Como, Kepemimpinan Bos Indonesia, serta Filosofi Fabregas dalam Dunia Olahraga
Como 1907: Tim Indonesia yang Menantang Papan Atas Liga Italia
Bolasport77 – Pesona sepak bola Como 1907, yang kini dimiliki oleh pengusaha Indonesia Hartono Bersaudara, tengah menarik perhatian dengan penampilan mengesankan mereka di Liga Italia. Klub yang dipimpin oleh Presiden Mirwan Suwarso ini berada dalam tren positif, membuktikan bahwa tim yang pernah dipandang sebelah mata kini mampu bersaing dengan tim papan atas Liga Italia.
Pesona Sepak Bola Como: Tampil Atraktif dengan Como 1907 di Bawah Kendali Cesc Fàbregas
Tim asal Lombardia ini tidak hanya mengandalkan kekuatan individu, tetapi juga filosofi sepak bola yang jelas dan terstruktur. Sejak Cesc Fàbregas menjadi pelatih, Como 1907 tampil dengan gaya permainan yang atraktif dan penuh keberanian. Tidak ada lagi mental tim kecil yang hanya mengandalkan pertahanan; mereka berani mengambil risiko dan mengutamakan permainan menyerang.
Como 1907 kini tak terkalahkan dalam delapan pertandingan terakhir Liga Italia musim 2025-2026. Salah satu momen penting dalam perjalanan mereka adalah hasil imbang 0-0 melawan juara bertahan Napoli. Dalam pertandingan tersebut, Como hampir membawa pulang kemenangan jika tidak ada aksi penyelamatan gemilang dari kiper Napoli, Vanja Milinkovic-Savic, yang menggagalkan penalti dari Alvaro Morata.
Dengan 17 poin, Como kini berada di posisi ketujuh klasemen sementara Serie A. Mereka hanya terpaut empat poin dari posisi keempat yang berhadiah tiket ke Liga Champions 2026-2027, sebuah pencapaian yang sangat membanggakan bagi tim ini.
Filosofi Sepak Bola: Berani Mengambil Risiko
Salah satu ciri khas dari tim yang dilatih oleh Fàbregas adalah keberanian untuk bermain dengan gaya sepak bola yang mengalir. Tim ini tidak takut mengontrol bola dan membangun serangan dari bawah. Menurut statistik yang tercatat di FBREF, kiper Como, Jean Butez, sudah mengumpulkan 344 operan, terbanyak kedua di Serie A setelah kiper Bologna.
Ini menunjukkan betapa Como berani mengambil risiko dalam setiap pertandingan. Bahkan dalam pertandingan melawan Verona, yang dimenangkan dengan skor 3-1, Como menunjukkan ketenangan dan keberanian meski sempat tertinggal 0-1. Dalam wawancaranya, Fàbregas menyatakan bahwa kemenangan tersebut bukan hanya soal skor, tetapi juga tentang identitas tim mereka yang semakin kuat.
“Kami memulai pertandingan dengan sangat kuat, lalu mereka mulai menekan dan menekan lebih banyak. Ini kemenangan yang mencerminkan identitas kami, jauh lebih dari sekadar skor 4-0,” ungkap Fàbregas, yang menekankan pentingnya penguasaan bola. Dalam pertandingan melawan Verona, Como menguasai 72% penguasaan bola—angka yang sangat mengesankan untuk sebuah tim Serie A.
Pesona Sepak Bola Como: Keberanian yang Membawa Hasil dalam Menguasai Permainan
Keberanian Como mengontrol pertandingan terlihat tidak hanya dari penguasaan bola, tetapi juga dari banyaknya operan pendek yang mereka lakukan. Dengan 2.075 operan pendek, mereka hanya kalah sedikit dari Napoli yang tercatat dengan 2.217 operan. Ini menunjukkan bahwa Como benar-benar mengikuti filosofi Fàbregas untuk bermain dengan kedisiplinan dan gaya yang cepat.
Menurut Carlalberto Ludi, Direktur Olahraga Como, hubungan antara Fàbregas dan tim manajemen sangat solid. Mereka sering membuat keputusan-keputusan teknis bersama dan terus mendukung filosofi sepak bola yang dinamis serta menghibur.
Keinginan Pemilik Klub: Sepak Bola yang Menghibur
Salah satu faktor yang membuat Como 1907 semakin menarik adalah keinginan pemilik klub, Michael Bambang Hartono dan Robert Budi Hartono, untuk melihat tim mereka bermain sepak bola yang menghibur. Ludi menjelaskan pemilik klub ingin Como bermain dengan gaya yang efektif sekaligus menarik untuk ditonton.
“Pemilik menginginkan tim bermain sepak bola yang menghibur karena kami tahu, dengan cara itu, kami lebih mudah meraih hasil pertandingan,” ujar Ludi. Ia menambahkan, meskipun hasilnya tidak selalu positif, tim terus menunjukkan kepribadian dan keberanian. seperti yang terlihat dalam pertandingan melawan Napoli yang berakhir imbang.
Kesimpulan: Como, Tim dengan Potensi Besar
Dengan filosofi sepak bola yang berani dan penuh semangat, Como 1907 menunjukkan bahwa mereka bukan sekadar tim kecil di Serie A. Di bawah bimbingan Cesc Fàbregas, mereka tampil dengan gaya permainan yang mengutamakan penguasaan bola dan keberanian untuk mengambil risiko.
Jika mereka terus mempertahankan konsistensi ini, maka tidak mustahil bagi Como 1907 untuk bersaing di papan atas. Bahkan, dengan perkembangan tersebut, mereka bisa saja meraih tiket ke Liga Champions dalam waktu dekat. Dengan struktur yang solid dan filosofi yang jelas, Como 1907 bisa menjadi ancaman serius di kompetisi elite sepak bola Italia.
Apakah Como 1907 akan terus mempertahankan tren positif ini? Hanya waktu yang akan memberi jawabannya. Namun, dengan strategi dan semangat yang mereka tunjukkan, tim ini pasti memiliki masa depan yang cerah di Serie A.
Ikuti perkembangan berita sepak bola Indonesia dan internasional di @bolasport777 dan bolasport77.com