Pengamat Sarankan Timnas Indonesia Fokus Tembus 100 Besar Dunia dengan Uji Coba Tandang

0
Pengamat Sarankan Timnas Indonesia

Pengamat Sebut Timnas Indonesia Sulit Tembus 100 Besar FIFA, Sarankan Uji Coba Tandang

Target 100 Besar FIFA: Apakah Terlalu Ambisius?

Bolasport77 – Pengamat sarankan sepakbola timnas Indonesia, Gita Suwondo, memberikan pendapat terkait rencana PSSI yang ingin membawa Timnas Indonesia ke peringkat 100 besar dunia dalam ranking FIFA. Menurutnya, target ini tampak sulit tercapai jika tidak ada perbaikan signifikan dalam kondisi tim dan langkah strategis yang diambil oleh federasi.

Gita mengungkapkan bahwa posisi Indonesia yang kini berada di peringkat 122 FIFA, setelah sempat turun dari 119, adalah dampak dari lawan-lawan yang semakin berat. “Jika melihat keadaan saat ini, sangat wajar Indonesia turun di peringkat 120-an,” ujar Gita. Ia menambahkan bahwa penurunan ini adalah konsekuensi langsung dari hasil pertandingan Timnas Indonesia di kompetisi resmi FIFA.

Namun, ia juga menyoroti bahwa Timnas Indonesia berpotensi tidak mendapatkan poin tambahan dalam peringkat FIFA karena absen pada FIFA Matchday November 2025 mendatang. Tanpa adanya pelatih kepala setelah kepergian Patrick Kluivert, Indonesia tidak memiliki jadwal uji coba yang cukup untuk menambah poin.

Pengamat Sarankan Timnas Indonesia Fokus Menghadapi Kendala Absennya Pertandingan pada FIFA Matchday

Gita Suwondo menjelaskan lebih lanjut bahwa tanpa lawan yang tepat, PSSI akan kesulitan untuk meningkatkan peringkat tim. Indonesia juga tidak dapat mengikuti FIFA Matchday November 2025 karena kekosongan kursi pelatih. Jika hingga sekarang PSSI belum menyiapkan lawan, kita harus menerima kenyataan bahwa peringkat kita tidak akan meningkat,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa meskipun PSSI berencana memainkan tim U-23, masih ada keraguan apakah pertandingan tersebut dihitung dalam perhitungan FIFA Matchday. Kalau tim U-23 bermain melawan sesama U-23, apakah itu dihitung sebagai pertandingan senior dalam perhitungan FIFA?” tanyanya.

Namun, meskipun kondisi ini tidak ideal, Gita tidak melihat hal tersebut sebagai sesuatu yang perlu dikhawatirkan berlebihan. Menurutnya, peningkatan peringkat masih mungkin tercapai dengan langkah-langkah yang tepat.

Fokus pada Perbaikan dan Persiapan Lawan

Menurut Gita, untuk mencapai target 100 besar FIFA, PSSI harus lebih fokus pada dua hal penting. Pertama, PSSI perlu mencari lawan yang berkualitas untuk menghadapi timnas Indonesia dalam FIFA Matchday. Kedua, PSSI harus segera melantik pelatih baru agar proses persiapan tim dapat berjalan lebih optimal.

PSSI harus memulai pencarian lawan yang sesuai untuk uji coba tahun depan, serta segera menunjuk pelatih yang tepat. PSSI tidak bisa hanya fokus mencari pelatih, tetapi juga harus memastikan adanya pertandingan yang memadai,” tegas Gita.

Uji Coba Tandang: Kunci Pengembangan Timnas Indonesia

Gita Suwondo juga menyoroti kekurangan dalam strategi persiapan Timnas Indonesia, yakni kurangnya uji coba tandang. Pengalaman bermain di luar negeri, menurutnya, sangat penting untuk pengembangan tim. “Penting untuk Timnas Indonesia merasakan uji coba tandang, bukan hanya mengundang tim ke sini,” ujarnya.

Selama ini, PSSI cenderung mencari lawan yang bersedia datang ke Indonesia, meskipun hal ini tidak selalu memberikan pengalaman yang baik bagi timnas. “Kita selalu mencari lawan, seolah-olah lawan tidak tertarik dengan kita, padahal mereka juga punya kebutuhan yang sama untuk bertanding,” jelas Gita.

Menurutnya, pengalamannya bermain tandang akan meningkatkan mental dan kesiapan Timnas Indonesia dalam menghadapi lawan di kancah internasional. “Kita harus bisa beradaptasi dengan kondisi pertandingan di luar negeri. Itulah yang selama ini kurang PSSI lakukan,” tambahnya.

Langkah PSSI yang Tepat dalam Menghadapi Tantangan

Walaupun ada tantangan, Gita Suwondo mengapresiasi langkah PSSI yang tidak terburu-buru mencari lawan untuk uji coba pada bulan November, mengingat posisi pelatih yang masih kosong. “Ada baiknya jika PSSI tidak memaksakan diri mencari lawan di bulan November, apalagi dengan kondisi pelatih yang belum ada,” ujarnya.

Namun, ia tetap menyarankan agar PSSI segera mencari lawan untuk FIFA Matchday mendatang, di bulan Maret atau Juni, agar tim dapat mempersiapkan diri dengan lebih baik. Hal ini akan memberikan kesempatan bagi pelatih baru untuk lebih mematangkan strategi dan memperbaiki performa tim.


Kesimpulan:

Gita Suwondo menyarankan agar PSSI memperbaiki strategi persiapan timnas dengan fokus pada dua hal utama: mencari lawan yang lebih kuat dan melaksanakan uji coba tandang. Dengan langkah-langkah tersebut, peringkat FIFA Timnas Indonesia bisa meningkat secara bertahap meskipun target 100 besar masih memerlukan waktu dan usaha ekstra.

Ikuti perkembangan berita sepak bola Indonesia dan internasional di @bolasport777 dan bolasport77.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *