Guardiola Kritik Situasi Gaza dan Israel: Palestina Seakan Diabaikan Dunia

0
Guardiola Kritik Situasi

Guardiola Dukung Laga Amal Catalunya vs Palestina dan Kritik Keras Situasi Gaza

Guardiola Kritik Situasi Gaza-Israel dan Dukung Laga Catalunya vs Palestina

Bolasport77 – Manajer Manchester City, Pep Guardiola kritik situasi Gaza dan Israel ia menyuarakan kepeduliannya terhadap krisis kemanusiaan di Gaza. Ia menyambut pertandingan persahabatan antara Palestina dan Catalunya yang berlangsung minggu ini dengan positif.

Lebih dari 27.000 tiket telah terjual untuk laga yang digelar di Estadi Olímpic Lluís Companys, Selasa (18/11/2025). Pertandingan ini bertujuan meningkatkan kepedulian global mengenai tragedi yang terus terjadi di Gaza yang melibatkan serangan dari militer Israel.

Sebelumnya, pada Sabtu lalu, Palestina bertanding melawan Basque Country di San Mamés, dengan kehadiran lebih dari 50.000 penonton sebagai bentuk dukungan moral. Antusiasme besar itu terus berlanjut pada laga melawan Catalunya.

Guardiola Soroti Krisis Gaza dan Minimnya Aksi Internasional

Pertandingan ini menarik perhatian Guardiola. Dalam wawancaranya bersama Radio Catalunya RAC1, ia menegaskan bahwa laga ini memiliki makna lebih dari sekadar pertandingan ekshibisi.

“Ini bukan hanya simbol. Pertandingan ini menunjukkan bahwa sebagian dunia masih memikirkan rakyat Palestina,” ujar Guardiola.

Lebih lanjut, ia mengecam lemahnya respons internasional terhadap situasi di Gaza. Meski beberapa negara telah mengakui Palestina sebagai negara dan meminta penghentian kekerasan, Guardiola menilai bahwa tindakan konkret hampir tidak ada.

“Dunia meninggalkan Palestina. Kita tidak melakukan apa pun. Mereka tidak memilih untuk lahir di sana, tetapi mereka harus menanggung akibatnya,” kata Guardiola.

Ia menambahkan bahwa sulit menerima siapa pun yang masih membenarkan pembunuhan massal di Gaza.

“Anak-anak kita bisa berada dalam posisi mereka. Saya semakin sulit percaya kepada para pemimpin dunia yang hanya memikirkan kekuasaan,” tambahnya.

Guardiola Tanggapi Isu Kepulangannya ke Barcelona

Selain membahas Gaza, Guardiola juga menanggapi isu lama mengenai kemungkinan ia kembali melatih Barcelona. Ia menepis anggapan bahwa dirinya pernah menolak kesempatan pulang ke klub yang membesarkan namanya.

“Saya tidak pernah menolak Barcelona. Hidup berjalan dalam fase. Sekarang sudah ada pelatih muda yang memiliki semangat seperti saya dulu,” jelasnya.

Wawancara ini muncul beberapa waktu sebelum Victor Font mengumumkan niatnya mencalonkan diri sebagai presiden Barcelona untuk menantang Joan Laporta.

Guardiola dan Dinamika Politik Barcelona

Guardiola memilih untuk tidak terlibat lebih jauh dalam dinamika pemilihan presiden klub tersebut. Namun, ia mengakui bahwa keramaian politik internal Barcelona adalah bukti betapa besarnya klub itu.

“Barcelona adalah klub hidup. Semua orang punya pendapat, semua ingin menjadi presiden, bermain, dan melatih di sana,” tutupnya.

Ikuti perkembangan berita sepak bola Indonesia dan internasional di @bolasport777 dan bolasport77.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *